BELAJAR DI LUAR NEGERI DAN PESAN TOLERANSI

(CATATAN MENJADI MUSLIM INDONESIA DI BELANDA)

Lebih dari sekadar memoar perjalanan, buku ini menegaskan bahwa studi di luar negeri merupakan sarana efektif untuk menumbuhkan sikap inklusif dan kritis.  Saya merekomendasikan buku ini sebagai pegangan berharga bagi mahasiswa, pendidik, dan siapa pun yang ingin memahami dinamika Muslim Indonesia di kancah global dan meresapi sejatinya makna toleransi.

Dr. Abdulloh Hamid – Direktur Dunia Santri Community & Pesantren.ID

Perjalanan intelektual sejatinya adalah pengembaraan dan penempaaan kapasitas akademik, kompetensi manajerial, dan kematangan profesional. Perjalanan intelektual dapat menjadi fase penentu arah masa depan seseorang. Dalam konteks itu, tidak banyak orang memiliki kesempatan untuk memperjelas arah kehidupan akademiknya sejak dini. Berbeda dengan sahabat saya, Dito Alif Pratama, yang telah lama merencanakan perjalanan intelektualnya untuk dapat merasakan pendidikan di luar negeri. Buku ini menjadi bukti sahih tentang cita-cita yang terwujud dalam dunia akademik. Pelbagai rekaman dan potret momen indah dari perjalanan akademik di Belanda yang disuguhkan, menjadi titik balik penentu arah kehidupan Dito untuk menentukan passion-nya di dunia akademik.  Buku ini patut dibaca oleh siapapun yang akan menentukan masa depan kehidupannya dengan menekuni jalur akademisi.

Dr. Wildani Hefni – Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember

[Penulis / Penyusun]

  • Judul : BELAJAR DI LUAR NEGERI DAN PESAN TOLERANSI (CATATAN MENJADI MUSLIM INDONESIA DI BELANDA)
  • Penulis : Dito Alif Pratama
  • Halaman : xiv + 140 Halaman
  • Ukuran Buku : 14cm x 20cm
  • ISBN : —

Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *